Selasa, 19 Februari 2013

Si Gadis Malang


Si Gadis Malang Bag.2
Cinta bagiku bukan lagi Bullshit. Tapi adalah saling membuka diri. Tapi kenyataannya aku tak membuka diri. Hufth...... sekarang aku naik kelas XI. Jika dulu aku angggap di “cie”adalah bencana maka sekarang adalah uncak dari bencana itu... BTW, aku Paling benci di “cie”in kalo dulu karena mereka salah besar sekarang justru mereka sangat benar. Huuaaaahhhhh......
Kelasku dengan dia sekarang terpisah dan saling berhadapan dengan satu kelas IPA. Di depan tiap kelas itu ada kursi panjang yang nikmat untuk nongkrong. Baik itu cowok atau cewek. Saat istirahat aku hampir selalu berdiam di kelas dengan sengaja membuat kesibukan. Dan terkadang jika sang Khalik menghendaki maka dia Si Gadia Malang masuk ke kelasku dengan beberapa alasan yang penting sampai yang nggak mesti terjadi. Tingkahnya buatku makin paham akan dirinya.
Seperti biasa, Ishoma. Istirahat sholat makan. Selesai itu pintu neraka terbuka. Haaaa. Aku berjalan ke Gedung pendidikan. Pura-pura melihat mading mata melirik ke kursi di depan kelas, ternyata banyak wanita di sana. Aduh gusti.... ambil aku tuhan..... mereka semua satu geng namanya Oppa “cie ” style....... dengan membusungkan dada memantapkan hati aku berderap kesana. ... waduh disana Si Gadis Malang ada juga.  Mau gimana lagi mereka udah liat aku duluan. Terpaksa langkah dilanjutkan. Mereka diam dan mata mereka saling bertemu dan bertukar pesan dengan mata. 6 langkah mereka selesai berkomunikasi mata. 5 mata Si Gadis Malang mengerti ada apa dan merapatkan diri. 4 langkah mereka mebetulkan posisi duduk agar suara dapat lancar keluar. 3 langkah mereka check suara dengan Ehem..Ehem..!! dan sebangsanya. 2 langkah satu orang mulai nge-tag namaku dan namanya Si Gadis Malang. Dan yang lainnya menarik napas dalam-dalam. 1 langkah dan semua napas yang tertahan membaur menjadi satu dengan berbagai variasi warna suara dengan satu topik utama adalah “cie” diimprove dengan dengan cihuy.. dan batuk-batuk lagi. Aku hany bisa pasrah bagaikan bawang bombay harus pasrah terhadap pertlakuan mereka. Ingin rasanya berlari. Aku marah, aku emosi, aku benci, aku muak, darah, aku ingin ada pertumpahan darah, darah mereka. Tapi semuanya hilang saat langkahu tepat di depan dia Si Gadis Malang. Raut wajahnya memberikan pesan. Dan aku kembali tertunduk dalam hati dan masuk ke kelas.
Habis ishoma kenyang nggak lapar lagi malah. Tapi itulah realita kehidupan. Setelah semuanya rasa mulai timbul tapi aku takut terlalu berharap hingg akhirnya akan jatuh jua.. tapi mulai sekarang harus aku perjelas. Harus... harus....

Minggu, 09 Desember 2012

Si Gadis Malang

Si Gadis Malang bag.1.
Cinta bagiku adalah bullshit. Aku termasuk orang yang mudah memberi cinta. Tapi aku tak pernah mendapat apa yang selalu berusaha ku beri. Cinta tak pernah datang untukku, aku juga tak mempermasalahkannya. Aku nggak mau memusingkan diri atas perasaan dengan ribuan definisi itu.
Tapi, semua berubah saat negara api menyerang..!!! membakar tiap inchi perasaanku, melepuhkan tiap syaraf di otakku, mengikis insting membunuhku, membuatku lupa akan komitmen diri, buatku mengetahui satu lagi perasaan selain marah, kecewa, sedih, bahagia dan lainnya.
Aku sulit mengingat sesuatu. Tapi, jika telah kuingat maka takkan pernah lupa olehku. Aku ingat pelaku pertama adalah sebut saja Bunga (nama asli). Dialah awal dari segalanya tapi bukan dia pemeran utamanya.
Bagaimana rasanya saat kita di tuduh mencuri padahal jelas-jelas kita tidak mencuri. Maka kita akan menunjukkan reaksi anti-mencuri. Sama saat aku di tuduh suka padanya si Gadis malang. Aku tidak mau. Tidak..tidak..tidak..
Padahal awalnya kita.. emm.. aku cukup dekat dengannya sebagai teman. Tapi mulai menjauh karena rumor itu. Aku nggak mau... tidak..tidak..tidak.. tapi ada pelaku lain.. Huuuuuu. Sebut saja Rama (nama asli). Bagai kompor memanasi hati yang panas. Untuk menembak dia si Gadis Malang, memakai surat. Dengan banyak permainan kata.
Esok harinya, langkah kian berat menuju ke kelas.(saat itu aku kelas X MAN) Aku lupa dan nggak tahu mimik seperti apa yang tercetak di wajahku. Tapi satu hal yang selalu kuingat...... tatapan dingin darinya.. sangat dingin... bagai air dengan suhu -59 derajat Celcius tapi tetap berbentuk cair.
Hari-hari selanjutnya berjalan dengan rasa malu yang sangat. Betapa tidak tanpa rasa apapun ke dia aku menembaknya dan mungkin dia benci padaku. Akupun tidak tahu harus berbuat apa. Yang kubisa hanya diam dan diam selalu dian dan diam. Hanya itu yang kupunya untuk melindungi integritasku.
Suatu ketika, saat istirahat berakhir aku ingin keluar kelas karena ada urusan. Dan berpapasan dengannya si Gadis Malang di pintu kelas. Kejadian dengan waktu seperseribumilidetik bagiku terasa 2 jam lebih lama. Karena, otakku sibuk mencerna raut wajahnya yang ................ .ingin ku tersenyum menyapa atau sekedar mengangguk untuk menegur. Tapi, ku hanya diam dan berlalu tak menghiraukan kata “cie” dari mereka yang melihat. Dan satu hal yang kutahu. Aku tahu maksud dari raut wajahnya itu.
Sejak saat itu, semua gerak-geriknya tak lepas dari pengamatanku. Sekali lagi... semuanya tak terkecuali. Hingga aku tahu satu hal dia sangat berbeda denganku. Itulah yang membuatku tertarik padanya.

Sabtu, 03 November 2012

Galau..??? nggak la yaw


Niat penuh untuk kuliah dengan kualitas terbaik pupus saat aku masuk Ke UIN. tanpa semangat. Masa-masa awal di penuhi hal-hal yang buatku gila. AKU NGGAK SUKA RIBET........ niatku masuk ke UGM. tapi dapet pilihan dua di UIN sunan kalijaga. ya udah nasib telah berucap kita nggak bisa ngapa-ngapain.

kegiatan, ada OPAK. para senior bertindak cukup galak. walau aku hanya ketawa aja liatnya. face mereka sengaja di buat galak. iu yang jadi pointnya. lucu.. kita di ajarin doktrin akan fanatisme fakultas. ya udah aku terima ajah. sampai sejauh itu UIN belum dapat point plus bagiku.

Kemudian aku jalan-jalan di kampus impian. UGM. wah seneng tuch. tapi satu hal kenapa aku jadi suka UIN. karena UGM ribet. terlalu luas. dan AKU NGGAK SUKA RIBEETTT.... aku malah sempet nyasar muter-muter sardjito.

Akhirnya aku jadi sayang UIN SUNAN KALIJAGA. karena nggak terlalu luas, hubungan antar fakultas baik,notabene masih agamis, dan satu hal dengan alasan yan sama bagi semua mahasiswa UIN SUNAN KALIJAGA. adalah... SPP yang murah. cuma 600.000 RP per semester. diluar biaya praktikum. ehehehe

Hikmah: kalu ingin tahu dinginnya lautan harus di selami terlebih dahulu.

Minggu, 14 Oktober 2012

Assalmualaikum warahmatullahi wabarakatuh.............
temen-temen kenalin namaku Muhammad Taufiq salam kenal.......... ini blog pertama buatanku salam kenal dan mohon bantuannya yah.....
Blog ini aku pakai buat kita berbagi informasi untuk segala macam tema, tetapi seputar yang aku tahu ajah ya........(harap maklum).

Aku sekarang kuliah di UIN Sunan Kalijaga fakultas fishum Prodi psikologi. bagi temen-temen yang pengen atau punya informasi seputar
Cerita yang Ingin di ceritakan
atau informasi seputar
Game....
Gadget..
cinta..???

wes, silahkan.............................................................................................................................................
udah dulu yah..... kalau pengen kenal aku lebih dekat nggak dilarang kok......